Cek Sawah Saat Hujan, Petani di Konawe Tewas Tersambar Petir

Petani di Konawe meninggal dunia usai tersambar petir. Foto: Istimewa
Penulis: R. Anugrah
Jumat, 13 Maret 2026 | 20:48:32 WIB

KONAWE – Hujan deras yang disertai petir di Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, berujung tragis. Seorang petani bernama Wayan Sunardo (57) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat dalam perjalanan pulang dari area persawahan miliknya, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Korban merupakan warga Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe. Sebelumnya, korban diketahui pergi ke sawah untuk mengecek tanaman padinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, saat berada di area persawahan tiba-tiba turun hujan disertai petir. Korban kemudian bergegas pulang dengan mengendarai sepeda motor.

Namun, dalam perjalanan pulang korban diduga tersambar petir hingga terjatuh. Akibat sambaran tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dengan kondisi rambut hangus.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Wayan Sara (55), seorang petani yang juga merupakan warga Kelurahan Mekarsari. Setelah menemukan korban, saksi segera menghubungi pihak keluarga. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di Kelurahan Sendang Mulyasari.

Saat ini jenazah korban telah dimandikan dan pihak keluarga tengah mempersiapkan prosesi pemakaman secara agama Katolik.

Kasi Humas Polres Konawe, IPTU Andi Abd. Gafur, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) serta monitoring di lokasi kejadian.

“Benar telah terjadi peristiwa seorang warga yang diduga tersambar petir saat berada di area persawahan di wilayah Kecamatan Tongauna. Personel Polsek Tongauna telah melakukan pulbaket serta monitoring di lokasi kejadian,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan disertai petir.

“Apabila terjadi hujan deras disertai petir, masyarakat diimbau untuk segera mencari tempat perlindungan yang aman dan menghindari berada di area terbuka seperti persawahan, lapangan, atau di bawah pohon besar,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian warga tersambar petir di wilayah hukum Polsek Tongauna beberapa kali terjadi saat cuaca ekstrem, sehingga kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah peristiwa serupa.

Polres Konawe juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah, khususnya bagi warga yang bekerja di area terbuka seperti petani.

Reporter: R. Anugrah