Murid SD Tewas Tertimpa Papan Nama Sekolah di Muna Barat

Garis polisi terlihat dipasang di lokasi kejadian siswa SDN 7 Barangka tertimpa papan nama sekolah. Foto: Istimewa
Penulis: R. Anugrah
Jumat, 01 Mei 2026 | 14:35:33 WIB

MUNA BARAT – Peristiwa tragis terjadi di SDN 7 Barangka, Desa Lapolea, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 10.40 Wita. Sebuah papan nama sekolah dilaporkan roboh dan menimpa tiga orang siswa.

Kasi Humas Polres Muna, Iptu Muh. Jufri, menjelaskan papan nama yang terbuat dari tembok cor tersebut tiba-tiba ambruk saat para siswa berada di sekitarnya. Akibat kejadian itu, satu siswa meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Sabyan Lainun (7), siswa kelas 1 SD, warga Desa Lapolea. Ia mengalami luka robek di bagian belakang kepala serta memar pada area mata. 

"Korban Sabyan Lainun sempat dilarikan ke UGD RSUD Muna Barat untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," kata Iptu Jufri, Jumat (1/5/2026). 

Sementara itu, dua korban lainnya masing-masing Wa Ode Ainun Ajara (7), siswa kelas 1 SD asal Desa Bungkolo, mengalami luka memar pada bibir dan punggung, serta La Ode Muh. Arsyad Ramadan (9), siswa kelas 3 SD asal Desa Bungkolo, mengalami memar di bagian dada dan punggung.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 10.30 Wita para siswa kelas 1 telah dipulangkan usai mengikuti pelajaran. Korban Sabyan kemudian mengajak temannya duduk di sekitar papan nama sekolah. Tak lama berselang, seorang siswa lain disebut memegang tiang papan nama, hingga struktur bangunan tersebut roboh dan menimpa para korban.

Dua korban luka telah mendapatkan perawatan medis dan dipulangkan dalam kondisi stabil.

Saat ini, pihak Kepolisian Resor Muna masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti robohnya papan nama sekolah tersebut.

Reporter: R. Anugrah