Kebakaran Rumah, Dua Kios dan Salon di Punggolaka Kendari: Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
KENDARI – Kebakaran melanda satu rumah yang menyatu dengan dua kios dan sebuah salon di Jalan Toarima 2, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2026) malam.
Kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik. Akibat kejadian itu, satu rumah, dua kios, dan satu salon mengalami kerusakan berat dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Kasi Publikasi dan Kerja Sama Damkar Kota Kendari, Martoyo Awaludin, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.18 WITA.
Setelah menerima laporan, Damkar Kota Kendari langsung mengerahkan dua unit armada pemadam, yakni Armada 013 dan 015, serta satu unit rescue menuju lokasi kejadian.
“Tim langsung bergerak setelah menerima laporan. Sesampainya di lokasi, petugas mendapati api masih menyala dan langsung melakukan pemadaman,” kata Martoyo.
Menurut keterangan Ways, salah satu penghuni sekaligus anak Abdul Rahman selaku pemilik bangunan, sebelum kebakaran dirinya sempat mencium bau kabel terbakar.
Saat dilakukan pengecekan ke bagian kios, kobaran api tiba-tiba terlihat dari sisi bangunan salon. Api kemudian merambat ke bagian plafon dan menyebar ke bangunan rumah serta bangunan di samping kios.
Petugas Damkar selanjutnya melakukan pemadaman pada bagian bangunan yang terdampak. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Data di lokasi menunjukkan bangunan yang terdampak terdiri atas satu rumah yang menyatu dengan dua kios dan satu salon. Seluruh bangunan tersebut mengalami kerusakan berat.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Adapun warga yang terdampak dalam kejadian tersebut yakni Abdul Rahman selaku pemilik rumah, Ways, Nur Pahmi, Siti Zulaikha, Baharuddin Jusuf, dan Wati.
Martoyo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.
Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara Damkar Kota Kendari, PLN, kepolisian, dan masyarakat dalam menghadapi serta menanggulangi kejadian darurat kebakaran.