BOMBANA – Yayasan Kesejahteraan Masjid di bawah asuhan Yayasan Dharul Ashar di Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat Pulau Kabaena, khususnya dalam penyediaan akses air bersih.
Sejak digagas pada 2025, program pengelolaan dan distribusi air bersih yang dijalankan yayasan tersebut kini telah menjangkau sedikitnya 430 rumah di tiga kecamatan di Pulau Kabaena.
Pengelola Operasional Yayasan Dharul Ashar, Kaharudin, mengatakan pemasangan instalasi pipa ke rumah warga dilakukan tanpa biaya. Bahkan, selama lebih dari satu tahun awal operasional, penyaluran air diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Warga Kabaena Akui Terbantu, Yayasan Kesejahteraan Masjid Bantah Tudingan Pungli Air Bersih
“Selama 13 bulan itu gratis,” ujar Kaharudin saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Selasa, (6/5/2026).
Program tersebut turut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bajo yang bermukim di wilayah pesisir Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat. Warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih kini mengaku terbantu.
Salah seorang warga bernama Emang menyebutkan, sebelum adanya program tersebut mereka kerap menggunakan air asin untuk kebutuhan sehari-hari.
"Sekarang sudah bagus, kami tidak pakai lagi air asin," ujarnya.
Hal serupa disampaikan warga lainnya, Resman (33). Ia mengatakan, manfaat program ini tidak hanya dirasakan warga di daratan Kabaena, tetapi juga oleh masyarakat Bajo yang tinggal di Pulau Sogori.
"Sebelumnya mereka sangat kesulitan mendapatkan air bersih," katanya.
Menurut Resman, saat ini warga Bajo di Pulau Sogori dapat mengakses air bersih dengan jarak yang lebih dekat. Mereka mengambil air dari wilayah pesisir Kelurahan Sikeli menggunakan perahu, sehingga kebutuhan air bersih menjadi lebih mudah terpenuhi.
Program tersebut dinilai memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.
