Kebocoran Tumpukan Gas Portabel Picu Kebakaran Swalayan Surya di Kendari

Salah satu petugas Damkarmat saat memadamkan api pada kebakaran ruko yang dipicu kebocoran kompor portabel di Kendari. Foto: Istimewa
Penulis: Redaksi
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:04:25 WIB

KENDARI – Kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) yang menjadi lokasi Swalayan Surya di Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (27/8/2026) malam.

Kasi Humas dan Publikasi Damkarmat Kota Kendari, Martoyo Awaludin, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 19.36 Wita. Tim pemadam kebakaran kemudian langsung dikerahkan menuju lokasi.

“Laporan kami terima pukul 19.36 Wita. Kami langsung menurunkan dua unit armada pemadam dan satu unit rescue menuju lokasi,” kata Martoyo, Sabtu (29/8/2026). 

Petugas Damkarmat Kota Kendari tiba di lokasi sekitar pukul 19.41 Wita. Saat tiba, api masih menyala di bagian ruko yang terdampak.

Petugas kemudian melakukan pemadaman di area dekat tangga ruko. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Martoyo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan karyawan Swalayan Surya, Nita dan Mita, api pertama kali terlihat dari bagian bawah tangga setelah terjadi ledakan pada tumpukan tabung gas portabel.

“Dugaan sementara kebakaran dipicu kebocoran pada tumpukan tabung gas portabel yang kemudian terkena percikan dari instalasi listrik sehingga menimbulkan api,” jelasnya.

Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah barang di dalam ruko. Namun, sebagian besar kerusakan bangunan dilaporkan masih tergolong ringan.

Pemilik ruko, Yusnan Gulton, diperkirakan mengalami kerugian materi sekitar Rp20 juta akibat kejadian tersebut.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa itu. Setelah memastikan api benar-benar padam, petugas Damkarmat meninggalkan lokasi.

Damkarmat Kota Kendari mengimbau masyarakat, khususnya pemilik rumah dan tempat usaha, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan penggunaan tabung gas juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.

Selain itu, koordinasi antara Damkarmat, PLN, kepolisian dan masyarakat perlu terus ditingkatkan dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran.

Reporter: Redaksi