Ditegur Saat Hendak Ambil Ikan, Nelayan di Kendari Diduga Serang Rekan Pakai Cutter
KENDARI – Perselisihan antara dua nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari berujung penganiayaan. WA (33) diduga menyerang rekannya, BA (29), menggunakan pisau cutter hingga korban mengalami sejumlah luka.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (26/8/2026) sekitar pukul 23.30 Wita di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Jalan Banawula Sin Apoy, Kelurahan Puday, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan insiden tersebut bermula ketika korban menegur WA saat hendak mengambil ikan.
Teguran tersebut diduga membuat WA emosi. Pelaku kemudian memegang dan mendorong leher korban hingga terjadi cekcok.
“WA langsung memegang dan mendorong leher korban karena tidak terima ditegur oleh korban,” kata Malau, Kamis (3/9/2026).
Cekcok tersebut kemudian berkembang menjadi perkelahian. WA diduga mengambil pisau cutter dan menyerang BA.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada pelipis sebelah kanan, lengan sebelah kiri dan bagian punggung.
“Pelaku langsung menyerang korban menggunakan pisau cutter tersebut sehingga mengakibatkan luka robek pada pelipis sebelah kanan, luka robek pada lengan sebelah kiri dan luka robek pada punggung korban,” jelasnya.
Usai kejadian, Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku.
WA akhirnya ditangkap di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, pada Rabu (2/9/2026).
Dalam pemeriksaan, WA mengakui perbuatannya. Polisi juga menyita sebilah pisau cutter yang diduga digunakan untuk menyerang korban.
WA kini diamankan bersama barang bukti di Mapolresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.