×

Pencarian

Hengkang dari Golkar, Abu Hasan Kini Jabat Ketua Harian PSI Sultra

KENDARI – Mantan Bupati Buton Utara, Abu Hasan, resmi hengkang dari Partai Golongan Karya (Golkar) dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kamis (22/2/2026). Kepindahan tersebut disebutnya sebagai langkah politik yang telah melalui pertimbangan matang.

Abu Hasan mengatakan, keputusan bergabung dengan PSI merupakan bagian dari perjalanan politik panjang yang telah ditempanya sejak aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Menurut dia, perpindahan kader antarpartai merupakan hal lumrah dalam dinamika politik, baik di tingkat nasional maupun daerah.

"Perpindahan dari satu partai ke partai lain itu bukan hal yang luar biasa. Di tingkat nasional terjadi, di tingkat lokal juga terjadi. Jadi ini hal yang biasa saja," ujar Abu Hasan, Kamis (12/2/2026). 

Ia menegaskan, kepindahannya tidak dilatarbelakangi konflik internal maupun persoalan pribadi di tubuh Golkar. Abu Hasan bahkan mencontohkan, saat menjabat sebagai Ketua Panitia Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar XI Sulawesi Tenggara, prosesnya berjalan kondusif tanpa gejolak.

Keputusan bergabung dengan PSI, juga dipengaruhi ajakan sejumlah sahabatnya yang berlatar belakang HMI. Ia menilai PSI sebagai partai yang terbuka dan inklusif.

“Setelah saya berada di dalamnya, ini benar-benar partai yang sangat terbuka. Menjunjung tinggi solidaritas dan tidak membedakan anak bangsa dari seluruh Indonesia,” katanya.

Abu Hasan mengungkapkan, dirinya telah resmi menjadi bagian dari PSI sejak November 2025. Saat ini, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulawesi Tenggara.

Ia menambahkan, struktur kepengurusan PSI di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara telah terbentuk. Ke depan, partai berlambang gajah itu akan memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan sebagai bagian dari konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang.