KENDARI – Program mudik gratis jalur laut dari Kendari menuju Raha resmi memberangkatkan ratusan penumpang pada Kamis, 12 Maret 2026, melalui Pelabuhan Nusantara Kendari.
Program yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat pulang kampung menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 400 penumpang diberangkatkan pada tahap pertama menggunakan kapal KM Cantika Express 07 menuju Pelabuhan Nusantara Raha, Kabupaten Muna.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tenggara, Husni Mubarak, mengatakan program mudik gratis ini bertujuan meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan selama arus mudik.
Menurutnya, penggunaan kendaraan pribadi terutama sepeda motor masih menjadi salah satu penyumbang angka kecelakaan lalu lintas.
“Terutama kendaraan roda dua, karena hampir 70 persen kecelakaan yang terjadi melibatkan kendaraan roda dua,” ujar Husni di Pelabuhan Nusantara Kendari.
Ia menambahkan, melalui program ini pemerintah ingin membantu masyarakat agar dapat pulang kampung dengan aman dan biaya yang lebih ringan.
“Yang terpenting adalah mengurangi beban masyarakat pada Lebaran ini, khususnya dalam melakukan perjalanan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II A Kendari, Capt. Rahman, menjelaskan bahwa pelayaran mudik gratis rute Kendari–Raha dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 12, 13, dan 14 Maret 2026.
Setelah itu, program mudik gratis akan dilanjutkan dengan rute Kendari–Baubau pada 17 dan 18 Maret 2026.
“Untuk rute Kendari–Raha disiapkan sebanyak 2.000 tiket, sedangkan Kendari–Baubau sebanyak 1.200 tiket,” jelasnya.
Pantauan di lokasi, setelah penyerahan tiket gratis secara simbolis kepada calon penumpang, para peserta mudik diarahkan menuju dermaga untuk naik ke kapal.
Sekitar pukul 13.20 Wita, KM Cantika Express 07 akhirnya bertolak dari Pelabuhan Nusantara Kendari menuju Pelabuhan Nusantara Raha.

