Kongres Penyatuan PERMAHI, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua DPN
JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) resmi menggelar Kongres Penyatuan yang berlangsung di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum Republik Indonesia, Depok, Jawa Barat.
Forum tertinggi dalam organisasi PERMAHI ini, diselenggarakan sejak Senin (2/2/2026) hingga Kamis (5/2/2026).
Kongres ini menjadi momentum penting dalam sejarah PERMAHI karena menyatukan dua kepengurusan sebelumnya, yakni PERMAHI versi Saiful Salim dan Farah Fahmi Namakuke, yang sempat berjalan secara terpisah.
Kegiatan kongres dibuka secara resmi oleh Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrahman, bertempat di Auditorium BPSDM Kementerian Hukum RI. Sebanyak 40 cabang PERMAHI dari seluruh Indonesia hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum tertinggi organisasi tersebut.
Dalam agenda Pleno IV yang berlangsung pada Kamis (5/2/2026), dilakukan pemilihan Ketua Umum DPN PERMAHI periode selanjutnya. Tiga kandidat yang maju dalam kontestasi tersebut yakni Azhar Sidiq dari DPC Jambi, Chaerul Anwar Siauta dari DPC Ambon, serta Patti Massahua dari Cabang Jakarta Selatan.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Azhar Sidiq berhasil meraih dukungan terbanyak dengan 24 suara cabang, mengungguli Chaerul Anwar Siauta yang memperoleh 16 suara cabang, sementara Patti Massahua tidak memperoleh suara.
Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum DPN PERMAHI terpilih, Azhar Sidiq menyampaikan bahwa Kongres Penyatuan merupakan titik awal untuk memperkuat soliditas organisasi dan mengakhiri perpecahan internal.
“Kongres ini bukan tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi tentang menyatukan kembali rumah besar PERMAHI. Ke depan, kami berkomitmen membangun organisasi yang solid, independen, dan berorientasi pada perjuangan hukum yang berkeadilan,” ujar Azhar.
Azhar juga menegaskan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan konsolidasi internal dan peran strategis PERMAHI sebagai organisasi mahasiswa hukum.
“PERMAHI harus kembali menjadi garda terdepan dalam mengawal supremasi hukum, demokrasi, dan hak asasi manusia. Konsolidasi cabang dan kaderisasi akan menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.
Dengan terpilihnya Azhar Sidiq sebagai Ketua Umum DPN PERMAHI, diharapkan organisasi mahasiswa hukum tertua di Indonesia ini dapat kembali bersatu dan memainkan peran signifikan dalam dinamika hukum dan kebangsaan.