Sepeda Warga Raib Digasak Maling, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Perumahan Madinah Kendari

Rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku mendorong Sepeda. Foto: Istimewa
Penulis: Redaksi
Kamis, 19 Februari 2026 | 14:10:53 WIB

KENDARI – Malam yang semula berjalan biasa di Perumahan Madinah City Square, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, mendadak berubah menjadi keresahan bagi seorang warga bernama Riko. Sepeda miliknya raib digondol maling pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.

Aksi pencurian itu terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di rumah korban. Dalam rekaman, pelaku tampak datang dengan tenang, seolah telah memahami situasi sekitar sebelum menjalankan aksinya. 

Gerak-gerik pelaku yang tidak terburu-buru menguatkan dugaan bahwa mereka lebih dulu mengamati lingkungan.

“Kalau dari gelagatnya tidak ada yang kami curigai. Tapi sepertinya bukan orang jauh, karena mereka datang tidak pakai helm,” kata Riko saat dikonfirmasi, Kamis (19/02/2026).

Riko mengungkapkan, peristiwa pencurian di rumahnya bukan kali pertama terjadi. Insiden tersebut bahkan sudah berulang hingga tiga kali. Namun, baru pada kejadian terakhir aksi pelaku berhasil terekam kamera pengawas.

“Ini sudah yang ketiga kalinya di rumah saya. Baru sekarang bisa terekam CCTV,” ujarnya.

Keresahan serupa rupanya juga dirasakan warga lain di perumahan tersebut. Beberapa tetangga pernah mengalami kehilangan, tetapi tidak memiliki rekaman karena lokasi kejadian berada di luar jangkauan kamera pengawas.

Menurut Riko, berbagai barang berharga pernah hilang dari rumahnya, mulai dari sepeda, laptop, uang tunai, telepon genggam, hingga barang-barang di dalam rumah. Bahkan, sandal dan sepatu milik penghuni rumah pun tak luput menjadi sasaran pelaku.

“Yang hilang itu sepeda, laptop, uang, HP, barang-barang dalam rumah, sampai sandal dan sepatu juga diambil,” ungkapnya.

Atas kejadian yang berulang, Riko berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli keamanan di kawasan perumahan, terutama pada malam hari, agar warga merasa lebih aman dan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Reporter: Redaksi