Sendirian di Rumah, Kakek 101 Tahun Nyaris Terjebak Kebakaran di Puriala Konawe
KONAWE – Seorang kakek berusia 101 tahun nyaris menjadi korban kebakaran saat sebuah rumah di Desa Ahuawali, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, dilalap api, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 08.30 Wita.
Lansia bernama Mat Kholil itu berada seorang diri di dalam rumah ketika api mulai membesar. Beruntung, teriakannya meminta pertolongan didengar warga sehingga ia berhasil dievakuasi sebelum api melahap seluruh bangunan.
Rumah yang terbakar diketahui milik Hadi Suseno (72), seorang petani yang merupakan menantu Mat Kholil. Akibat peristiwa tersebut, satu unit rumah papan hangus terbakar dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Abd Gafur, mengatakan saat kejadian pemilik rumah sedang bekerja sebagai buruh bangunan di luar rumah, sementara istrinya, Tri Satria Inda, sedang menjenguk tetangga yang sakit.
“Di dalam rumah hanya terdapat mertua korban, Mat Kholil yang berusia 101 tahun,” kata Iptu Andi Abd Gafur saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan saksi, sebelum kebakaran terjadi Mat Kholil yang memiliki keterbatasan penglihatan baru saja selesai berwudhu dan hendak melaksanakan salat dhuha. Saat itu ia mendengar suara mencurigakan seperti kebakaran dari dalam rumah.
Merasa ada yang tidak beres, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Teriakan tersebut didengar oleh tetangganya, Sriani Ayu Astuti (34). Saat mendatangi rumah tersebut, ia melihat api sudah muncul dari bagian dapur rumah. Sriani kemudian memanggil suaminya, Nur, untuk membantu mengevakuasi Mat Kholil dari dalam rumah.
Karena bangunan rumah terbuat dari papan kayu, api dengan cepat menjalar dan membakar hampir seluruh bagian rumah sehingga warga tidak sempat memadamkan api sebelum kobaran membesar.
Sekitar pukul 08.50 Wita, tim medis dari Puskesmas Puriala tiba di lokasi untuk memeriksa kondisi korban. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 Wita dengan bantuan warga yang memadamkan sisa-sisa kobaran.
“Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Namun korban mengalami kerugian materi berupa emas sekitar 5 gram, uang tunai Rp4,5 juta, dua unit telepon genggam, surat-surat berharga, sejumlah barang elektronik, pakaian, serta lemari yang ikut terbakar,” ujarnya.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik di bagian rumah.
Saat ini korban bersama keluarganya untuk sementara tinggal di rumah kerabat terdekat. Polres Konawe juga mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran.