Mayat Pria Ditemukan Terapung di Perairan Bombana, Diduga Terseret Arus

Jenazah korban saat dievakuasi di Puskesmas Poleang untuk menjalani pemeriksaan medis. Foto: Istimewa
Penulis: Redaksi
Sabtu, 04 April 2026 | 18:25:11 WIB

BOMBANA – Warga Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di permukaan laut, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Korban diketahui bernama Rustam (40), seorang petani asal Kelurahan Kastarib, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana.

Kasi Humas Polres Bombana, Abdul Hakim, menjelaskan bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Doyo (20), saat pulang dari mencari gurita di laut.

“Awalnya saksi melihat jerigen putih terapung. Saat didekati, ditemukan korban dalam kondisi tenggelam sebagian sambil memegang ikatan jerigen tersebut,” ujarnya.

Mengetahui hal itu, Doyo segera melaporkan temuannya kepada nelayan lain, yakni Herdi (35) dan Justang (42). Ketiganya kemudian kembali ke lokasi untuk mengevakuasi korban.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Boepinang Barat sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian oleh saksi lainnya, Najir (54).

Mendapatkan laporan tersebut, personel Polsek Poleang yang dipimpin Plt Kapolsek Poleang, Iptu Sudirman, langsung menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Poleang untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Dugaan sementara, korban terseret arus saat berada di laut hingga akhirnya tenggelam.

“Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka pada pelipis kanan dan lecet di siku kanan. Diduga korban terbawa ombak sebelum ditemukan di tepian,” jelas Abdul Hakim.

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga telah menandatangani berita acara penolakan visum dan autopsi.

Menurut keterangan keluarga, korban selama ini diketahui sering melaut seorang diri untuk mencari ikan.

Reporter: Redaksi