×

Pencarian

Diduga Ada Pungutan Biaya Kamar di Rutan Kendari, Keluarga Tahanan Mengaku Terbebani

KENDARI – Seorang warga berinisial CN mengeluhkan dugaan adanya biaya yang harus dibayarkan oleh tahanan untuk menempati kamar di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kendari. Keluhan tersebut disampaikan setelah keponakannya ditahan atas perkara pidana yang tengah dijalani.

CN mengaku hampir setiap pekan dimintai uang oleh keponakannya dengan alasan untuk membayar biaya kamar di dalam rutan. Menurut pengakuan keponakannya, apabila tidak membayar, ia terancam dipindahkan ke kamar lain bahkan mendapat perlakuan kekerasan.

"Tiap minggu selalu minta duit, untuk biaya kamar katanya. Kalau tidak bayar dipindahkan dan dipukul," ujar CN, Selasa (14/7/2026).

Sebagai satu-satunya keluarga yang berada di Kendari, CN mengaku kesulitan memenuhi permintaan tersebut. Di sisi lain, ia juga harus menanggung kebutuhan anak dari keponakannya yang saat ini sedang sakit.

"Saya sebagai keluarga satu-satunya di sini sangat kesulitan mencarikan dia uang. Belum lagi anaknya saya yang uruskan, kasihan lagi sakit. Disana (Rutan Kendari) memangnya harus dibayar kamar tahanannya ya?" katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Rutan Kelas IIA Kendari belum memberikan keterangan resmi terkait pengakuan tersebut. 

Ruassultra.com masih berupaya menghubungi Kepala Rutan Kendari untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi atas dugaan yang disampaikan keluarga tahanan.